Jawab Keresahan Petani Terkait Pasar Porang Hari Ini dan Masa Depan KADIN Pangandaran Hadirkan Buyer Dari Vietnam

  • Bagikan

Berita Pangandaran (Ragam News),- Menjawab keresahan para petani porang di Kabupaten Pangandaran, KADIN Kabupaten Pangandaran mengundang Buyer dari Vietnam yang mewakili 3 Pabrik Pengolahan Porang terbesar di China.

Ketua KADIN Pangandaran Yayan mengatakan, permasalahan petani porang di Pangandaran saat ini adalah mereka hanya bisa menanam, tapi tidak bisa menjual. Dalam arti tidak bisa menjual disini adalah tidak menemukan Pembeli yg sebenarnya yg bisa memberikan harga bagus. Petani hanya ketemunya dengan tengkulak yang tentunya menyebabkan harga selalu rendah dan dipermainkan. Untuk mengatasi lah itu maka kita undang langsung Buyernya ke sini.

“Permasalahan di petani saat ini bukan di cara tanam namun pasar, karena selama ini mereka hanya bisa menjual hasil panennya ke tengkulak bukan ke perusahaan, dengan datangnya Buyer ke sini diharapkan ada titik terang terutama para petani Porang,” katanya 19/06/2022.

Sementara Offtaker PT. Joglo Semar , Bpk. Aris Triwibowo mengatakan, saya berharap dengan pertemuan ini permasalahan yang dihadapi petani porang segera terselesaikan dan insya allah minggu depan akan dilangsungkan penandatanganan MOU antara offtaker PT. Joglo Semar dan Perusahaan China, sehingga otomatis minggu depan harga sudah muncul dan Petani porang sudah bisa mulai memanen, mengolah, menjual hasil panen dengan harga yang bagus.

“Insya Allah minggu depan kita akan menandatangani MOU dengan perusahaan dari China,” katanya.

Saya meminta produk dalam bentuk setengah jadi (chip atau tepung) yang tentunya mempunyai nilai tambah yg berpengaruh terhadap nilai jual.

” Selanjutnya secepatnya akan dibangun tempat pengolahan chip porang melalui mesin oven atau jemur matahari sehingga dapat menambah pula lapangan pekerjaan masyarakat sekitar,” paparnya.

Sementara Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan mengatakan apresiasi apa yang dilakukan KADIN yang telah menjawab apa yang petani porang keluhkan, saya berharap petani dapat sejahtera, ilmu tentang teknologi pertanian bisa ditransfer dan diaplikasikan di lapangan sehingga hasil panen Petani melimpah.

” Dtangnya datangnya Buyer dari Vietnam yg datang ke Mekarwangi bisa memberi harga yg bagus dan menguntungkan Petani,” katanya. (Eni)*

 

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *